Padang – Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Sumatera Barat mendorong keberadaan Skuadron udara Search and Rescue (SAR) di Sumatera Barat sebagai bagian dari penguatan sistem mitigasi dan respons kebencanaan daerah.
Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumatera Barat, Khairuddin Simanjuntak, menyatakan bahwa kondisi geografis dan karakteristik wilayah Sumatera Barat yang berada di kawasan rawan gempa, memiliki bentang alam perbukitan serta garis pantai yang panjang, menjadikan provinsi ini sangat rentan terhadap berbagai jenis bencana, seperti gempa bumi, tsunami, banjir bandang, dan tanah longsor.
“Pembentukan Skuadron SAR permanen di Sumatera Barat merupakan kebutuhan mendesak. Kita membutuhkan sistem respons cepat yang terintegrasi dan siaga 24 jam, termasuk dukungan armada udara untuk menjangkau wilayah yang sulit diakses saat bencana terjadi,” tegas Khairuddin kepada wartawan.
Menurutnya, dalam berbagai peristiwa bencana sebelumnya, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan akses menuju lokasi terdampak akibat infrastruktur terputus.
Keberadaan skuadron SAR dengan dukungan helikopter evakuasi, tim penyelamat terlatih, serta peralatan modern akan mempercepat proses penyelamatan korban dan distribusi bantuan kemanusiaan.
Fraksi Gerindra memandang pembentukan skuadron ini sebagai langkah strategis jangka panjang, bukan sekadar respons situasional. Untuk itu, Fraksi Gerindra mendorong segera ada kajian teknis dan kebutuhan operasional pembentukan Skuadron SAR.
“Pemerintah daerah perlu melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat dan lembaga terkait kebencanaan guna memperoleh dukungan regulasi dan anggaran,” katanya lagi.
Penguatan sinergi antara BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri dalam satu sistem komando terpadu yang efektif dan responsif.
“Ini adalah investasi kemanusiaan. Setiap detik dalam situasi bencana sangat berarti. Negara harus hadir dengan sistem yang kuat untuk melindungi rakyatnya,” tambah Khairuddin.
Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumatera Barat berharap seluruh pemangku kepentingan dapat mendukung inisiatif ini demi keselamatan dan ketahanan masyarakat Sumatera Barat dalam menghadapi risiko bencana yang tinggi.**













