Bukittinggi – Pemerintah Kota Bukittinggi bersiap menjadi tuan rumah International Minangkabau Literacy Festival ke-4 atau IMLF-4 tahun 2026. Festival literasi berskala internasional ini digelar bertepatan dengan perayaan 100 tahun Jam Gadang, 3–7 Juni 2026.
Mengusung tema _“100 Years of Jam Gadang – From Literacy to Legacy: Building Wealth, Peace and Sustainability Learning”_, acara berlangsung selama lima hari dan memadukan seminar ilmiah, peluncuran buku, aksi lingkungan, hingga pertunjukan budaya.
Panitia mengonfirmasi 259 peserta dari 36 negara akan hadir, mulai dari Australia, Inggris, Jerman, Rusia, India, Korea Selatan, Jepang, AS, Spanyol, hingga Palestina dan Yaman.
Rinciannya: 122 peserta umum, 20 pembicara, 19 pengisi peluncuran buku, 63 pembaca puisi, dan 35 pelaku seni. Delegasi didominasi perempuan sebanyak 173 orang, sementara 86 orang laki-laki.
Sejumlah diplomat juga dijadwalkan hadir. Dubes Vietnam, Sudan, Yaman, Wakil Dubes Bulgaria, serta pejabat dan anggota parlemen dari Romania telah mengonfirmasi. Dubes Bosnia dan Belanda masih dalam proses konfirmasi.
Rangkaian Acara 5 Hari Penuh
*3 Juni 2026 – Penyambutan Budaya & IMLF Award*
Delegasi yang tiba di BIM disambut tari dan musik Minangkabau, dilanjutkan parade puisi di Stasiun KAI Bandara. Malam harinya digelar Welcome Dinner bersama Wali Kota Bukittinggi dan Gubernur Sumbar di Balairung Rumah Dinas, dirangkaikan penganugerahan IMLF Award.
*4 Juni 2026 – Seminar Jam Gadang & Aksi Lingkungan*
Kegiatan dipusatkan di Pasa Ateh dan pelataran Jam Gadang. Ada pameran buku, bazar UMKM, dan live painting. Seminar utama membahas sejarah Jam Gadang dari berbagai sudut pandang. Sore harinya, 100 pohon ditanam secara simbolis, diikuti pembacaan puisi bertema alam dan kunjungan ke Tabiang Barasok. Malam hari ada Festival Randai di area Jam Gadang.
*5 Juni 2026 – Literasi, Budaya, dan Edukasi*
Berpusat di Perpustakaan Bung Hatta, agenda meliputi pembukaan kaligrafi 100 meter, peluncuran 100 judul buku, dan seminar budaya bertema _“Ke Mana Budaya Minangkabau Akan Dibawa?”_. Delegasi juga ikut program IMLF Goes to School di SMPN 3, SMPN 2, MAN 1, MAN 2 Bukittinggi, serta wisata edukasi ke Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta.
*6 Juni 2026 – Parade 1.000 Perempuan Minang & Penutupan*
Ada seminar sastra dan AI, serta seminar internasional guru yang ditargetkan diikuti 1.000 peserta. Final lomba bertutur, dialog Minang, dan musikalisasi puisi juga digelar. Puncaknya, parade 1.000 perempuan berpakaian adat Minangkabau dan pembacaan puisi oleh 100 penyair dunia di pelataran Jam Gadang.
*7 Juni 2026 – Fun Run & Pelepasan*
Perayaan ditutup dengan IMLF Jam Gadang Fun Run yang menargetkan 1.500–2.000 pelari, serta lomba mewarnai anak. Seluruh delegasi bertolak ke bandara pukul 10.00 WIB.
Pemko menargetkan 500–1.000 pengunjung per hari selama festival. Ratusan pelaku UMKM di Pasar Ateh lantai 4 diharapkan mendapat dampak langsung.
Koordinasi teknis terus dimatangkan, mulai dari panggung utama, pencahayaan, hingga keamanan. Pemerintah berharap IMLF-4 tidak hanya menjadi selebrasi satu abad Jam Gadang, tetapi juga meninggalkan warisan literasi yang berkelanjutan bagi Sumbar dan dunia internasional.












Komentar