Banjir Bandang di Pasaman : Satu Jembatan Putus, 3 Rumah Rusak

PASAMAN- Bencana banjir bandang terjadi di Nagari Malampah Barat, Kecamatan Tigo Nagari, di Kabupaten Pasaman, Rabu (22/2/2023). Banjir bandang tersebut terjadi pada pukul 15.40 WIB tadi.

Wali Nagari Malampah Barat, Yuni Efendi, mengatakan akibat banjir bandang tersebut, saat ini ada satu unit jembatan putus dan tiga unit rumah warga rusak.

“Jembatan yang menjadi akses utama di nagari kami sudah rusak. Kami berharap BNPB pusat, provinsi dan kabupaten dapat membuatkan jembatan darurat,” kata Efendi.

Efendi meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) segera turun ke lokasi bencana untuk membantu warga.
Menurut dia, selain satu jembatan dan tiga unit rumah warga, banjir bandang yang terjadi tadi sore juga merusak lahan pertanian masyarakat.

“Harapan kami kepada pemerintah agar segera membangun jembatan yang menjadi akses utama, dan lahan pertanian yang rusak,” ucap Efendi.

Saat ini lanjut Efendi, warga yang terdampak bencana ini sudah mengungsi ke rumah keluarga yang jauh dari bibir sungai. Ia memperkirakan ada ratusan KK yang terdampak oleh banjir bandang. Ratusan KK tersebut merupakan warga Jorong Kampuang Tabek dan Jorong Bukik Lintang.

Banjir bandang atau Galodo terjadi karena cuaca di Kabupaten Pasaman dan sekitarnya cukup deras dan berlangsung lama.