Di Aceh Ada 5000 KK Warga Minang Terdampak, DPP IKM Terus Bergerak Kirim Bantuan

banner 468x60

Padang – DPP Ikatan Keluarga Minang (DPP IKM) mencatat, lebih dari 5000 Kepala Keluarga (KK) warga Minang di rantau terdampak bencana banjir bandang Sumatera.

“Data yang sudah masuk ke DPP IKM, perantau Minang di Aceh saja terdampak 5000 KK lebih, tersebar dari hampir kabupaten kota yang kena banjir longsor tempo hari,” kata Sekjen DPP IKM, Braditi Moulevey usai menyerahkan bantuan untuk korban banjir di Padang, Jumat (12/12/2025).

banner 336x280

“Belum lagi di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sendiri. Data (warga Minang) dari Sumut belum final, masih terus bergerak,” jelas Levy.

Sebagai organisasi tempat berhimpunnya para perantau Minang dari seluruh dunia, DPP IKM mengaku terus memperhatikan kondisi para perantau Minang di daerah terdampak bencana.

Untuk membantu meringankan beban warga perantauan, DPP IKM menggalang donasi dari para perantau lainnya.


“IKM adalah rumah besar para perantau Minang di seluruh dunia. Kami terus menggalang donasi dari para perantau lainnya agar bisa meringankan beban para korban,” katanya.

Bantuan disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama diserahkan untuk korban di Sumatera Barat dalam berbagai bentuk, terutama makanan, selimut, pakaian, sarana air bersih dan keperluan membersihkan material banjir bandang dari dalam rumah.

“Tahap pertama, Alhamdulillah kita terkumpul dana Rp 537 juta kurang lebih ya. Tahap kedua ini juga lagi kita galang dan masih berjalan, yang saat ini Insya Allah sudah hampir juga mencapai Rp 500 juta,” katanya.

Selain untuk Sumatera Barat, bantuan juga akan dikirim untuk warga Minang di Aceh dan Sumatera Utara melalui DPW IKM Aceh dan DPW IKM Sumut.

“Mungkin minggu depan kita akan ke Aceh untuk mengirim bantuan dan kini mengumpulkan informasi tentang kebutuhan apa yang kira-kira bisa kita berikan bantuan kepada warga kita di Aceh,” katanya lagi.**

banner 336x280