Padang, — Pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT) 2023 telah ditutup pada 14 April 2023. Sebanyak 10.483 peserta akan mengikuti UTBK-SNBT 2023 di Pusat UTBK Universitas Andalas (Unand).
Para peserta akan mengikuti UTBK-SNBT di Pusat UTBK Unand dalam satu gelombang. Yakni gelombang pertama pada 8 Mei hingga 12 Mei 2023.
Untuk menampung seluruh peserta UTBK-SNBT 2023 tersebut, Unand menyiapkan 17 lokasi yang kesemuanya berada di lokasi Kampus Unand. Nantinya dalam satu hari ujian akan ada dua sesi UTBK, sesi pagi dan siang.
“Jumlah peserta UTBK SNBT tahun ini tercatat 10.483 peserta. Mereka mengikuti ujian pada 8 sampai 12 Mei 2023 dengan dua sesi UTBK, sesi pagi dan sesi siang,” kata Rektor Unand, Prof Dr Yuliandri SH MH, kepada wartawan, Selasa (18/4).
Ia menjelaskan Unand menyiapkan kuota 40 persen atau 2.910 kursi dalam jalur SNBT 2023. Kuota tersebar di 49 program studi dengan daya tampung berbeda.
“Sementara Unand telah menerima 2.125 calon mahasiswa melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Dan 2.315 kuota melalui jalur SIMA,” papar guru besar Fakultas Hukum ini.
Ditambahkan Wakil Rektor I Unand, Prof Dr Mansyurdin MS, Unand telah menyiapkan fasilitas pendukung agar pelaksanaan UTBK-SNBT 2023 berjalan aman dan lancar. Unand telah menyiapkan 1.255 unit PC plus 125 unit cadangan.
“Untuk jaringan internal menggunakan Fiber Optic dan semua PC terkoneksi lancar dengan pusat UTBK. Ini berkat kerja sama Unand dengan Telkom Sumbar,” ucap Mansyurdin.
Dalam hal fasilitas dan ruang ujian, Mansyurdin menyebutkan telah dilengkapi dengan denah lokasi. Termasuk tersedia google map lokasi. Ini bisa diakses web PMB dan instagram Unand.
“Meski demikian, kami mengimbau peserta ujian agar mengecek lokasi satu hari sebelum ujian. Ini guna menghindari hal-hal tak diinginkan,” ucapnya.
Bagi yang masih kebingungan lokasi ujian, sebut Mansyurdin, akan dibantu satpam maupun menwa. “Untuk dukungan listrik, kami telah bekerja sama dengan PLN Sumbar. Termasuk menyiapkan tim teknisi listrik universitas dan genset fakultas,” tuturnya seraya mengatakan telah menyiapkan metal detector digunakan untuk pengecekan alat bantu yang mungkin digunakan peserta.
Ia juga menyebutkan selama ujian berlangsung, para peserta ujian wajib menggunakan masker. “Dan kami pun telah menyiapkan mobil ambulance, tiga dokter dan sembilan perawat serta rumah sakit Unand. Jika ada peserta ujian membutuhkan layanan kesehatan,” paparnya.
Mansyurdin berpesan agar semua peserta UTBK-SNBT 2023 memanfaatkan waktu yang ada untuk belajar dan selalu menjaga kesehatan. “Mengingat setiap peserta hanya memiliki satu kali kesempatan mengikuti UTBK-SNBT 2023,” imbaunya. (*)












