Payakumbuh — SARGA.CO kembali menghadirkan ajang pacuan kuda profesional Indonesia’s Horse Racing (IHR) Merdeka Cup 2026 di Sumatera Barat. Kejuaraan ini akan berlangsung di Lapangan Pacuan Kuda Kubu Gadang, Payakumbuh, Minggu (23/8/2026).
Mengusung tema “Race to the World Stage”, IHR Merdeka Cup 2026 merupakan seri keenam dalam kalender resmi IHR 2026. Kegiatan ini digelar bekerja sama dengan PP PORDASI dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
CEO SARGA.CO, Nugdha Achadie, mengatakan Sumatera Barat memiliki tradisi berkuda yang kuat dan mengakar di tengah masyarakat.
“Kehadiran kembali IHR di Payakumbuh merupakan bagian dari komitmen kami untuk mengembangkan pacuan kuda tidak hanya sebagai olahraga kompetisi, tetapi juga sebagai warisan budaya dan sportainment,” ujar Nugdha, Jumat (21/8).
Sebanyak 78 kuda pilihan dari berbagai daerah akan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Peserta berasal dari Batusangkar, Bukittinggi-Agam, Padang, Padang Panjang, Padang Pariaman, Payakumbuh, Sawahlunto, Solok, Tanah Datar, Jawa Barat hingga DKI Jakarta.
Para peserta akan berlaga dalam 15 kelas pertandingan, meliputi kategori kelompok umur, kelompok tinggi, hingga pacuan tradisional. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp450 juta.
SARGA Festival Hadir di Padang
Selain pacuan kuda, SARGA.CO juga menggelar SARGA Festival di Lapangan Imam Bonjol, Kota Padang, Sabtu (22/8/2026).
Festival tersebut mengusung konsep desa cowboy dan menghadirkan sejumlah musisi serta penampil ternama, di antaranya Tulus, Banda Neira, Fiersa Besari, Trio Imron, dan DJ Damonok.
SARGA Festival menjadi pembuka rangkaian kegiatan sebelum IHR Merdeka Cup 2026 digelar di Payakumbuh.
Penyelenggara berharap perpaduan olahraga, musik, seni dan budaya tersebut dapat menarik masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih mengenal olahraga pacuan kuda.
Tiket kegiatan dapat diperoleh secara daring melalui situs resmi sargatiket.com maupun dibeli langsung di lokasi acara pada hari pelaksanaan.
Melalui dua kegiatan tersebut, SARGA.CO ingin menjadikan pacuan kuda tidak hanya sebagai kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari hiburan dan pelestarian budaya Indonesia.








Komentar