Bukittinggi – Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (PERSERODA) Jam Gadang digelar Senin, 26 Januari 2026 bertempat di Santika Hotel & Resort Bukittinggi.
Rapat tersebut dihadiri langsung Wali Kota Bukittinggi selaku Pemegang Saham Pengendali H.M Ramlan Nurmatias,SH Datuak Nan Basa, jajaran Komisaris, Direksi, Pemegang saham, Badan Pengawas BPRS Jam Gadang H. Syamsul Bahri,S.HI.MA dengan Kehadiran pemegang saham tercatat sebanyak 909.330 lembar saham atau 96,29 persen dari total saham yang beredar.
Dalam RUPS dan RUPSLB tersebut, para pemegang saham menyepakati sejumlah keputusan strategis yakni; Penambahan modal saham, Peralihan saham, penggantian Komisaris Utama, serta secara aklamasi terpilihnya kembali Dirut Bank Perekonomian Rakyat Syariah (PERSERODA) Jam Gadang Feri Irawan,SE.ME
Kinerja Positif Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, PT. BPRS Jam Gadang (Perseroda) mencatat berbagai capaian positif.
Setelah menunggu selama 20 tahun, PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (PERSERODA) Jam Gadang milik Pemerintah Kota Bukittinggi tersebut akhirnya meresmikan gedung kantor baru.
Selain itu, BPRS Jam Gadang 2026 menargetkan 18 ribu Tabungan Haji Pelajar serta atas capaian diraih selama ini di 2025 BPRS Jam Gadang meraih penghargaan tingkat nasional diantaranya dari Info Bank
Dari sisi kinerja keuangan disampaikan bahwa total aset hingga akhir 2025 tercatat lebih dari Rp. 136 miliar, meningkat hampir 84 kali lipat dibandingkan Pendirian awal Tahun 2005 sejumlah Rp. 501 juta yaitu 250 modal Daerah & 251 modal masyarakat
Komitmen Pemda dan NPL Rendah
Wali Kota Bukittinggi H.M Ramlan Nurmatias menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi dalam mendukung keberlanjutan dan penguatan PT Bank Perekonomian Rakyat Syariah (PERSERODA) Jam Gadang
Ia menyampaikan bahwa tingkat Non Performing Loan (NPL) bank tersebut saat ini dilihatnya berada pada angka 0,2 persen, yang menunjukkan kondisi pembiayaan sangat sehat dan minim risiko kredit macet.
“Ini membuktikan pengelolaan bank berjalan dengan sangat baik dan profesional,”ujarnya.
Tanggapan dan Harapan ke Depan
Dalam rapat tersebut, Mantan Direktur Kepatuhan Bank Nagari Drs. Yohannes,Ak.MM Datuak Tan Majo Labiah sekaligus sebagai Pemegang Saham Minoritas yang turut memberikan catatan penting dan masukan mendorong tata kelola perusahaan yang transparan dan akuntabel.
Sementara itu, Direktur Utama PT. Bank Perekonomian Rakyat Syariah (PERSERODA) Jam Gadang Feri Irawan,SE.ME menyampaikan bahwa pihak manajemen tidak hanya mencapai target, namun melampaui target
Kinerja Bank sepanjang tahun 2025 terus menunjukkan perkembangan yang positif dan berkelanjutan. Hingga 31 Desember 2025, total aset tercatat sebesar Rp. 136,03 miliar, atau mencapai 100,47 % dari target Rencana Bisnis Bank (RBB) 2025. Capaian ini mencerminkan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap BPRS Jam Gadang sebagai BUMD Kota Bukittinggi.
“Dari sisi penyaluran dana, total pembiayaan bruto mencapai Rp104,85 miliar, sementara pembiayaan net setelah dikurangi biaya administrasi tercatat sebesar Rp. 103,75 miliar, dengan tingkat pencapaian 100,52 % dari target. Pertumbuhan pembiayaan tersebut menunjukkan peran aktif Bank dalam mendukung sektor usaha masyarakat, khususnya UMKM, perdagangan, dan pembiayaan konsumtif berbasis syariah.
Sementara itu, laba operasional sebelum pajak dan zakat pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar Rp. 3,23 miliar, meningkat dibandingkan target RBB sebesar Rp. 3,22 miliar, dengan tingkat pencapaian 100,28 %. Kinerja keuangan ini turut didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp. 79,34 miliar, atau 102,37 % dari target, dengan dominasi pertumbuhan pada produk tabungan masyarakat.
Selain kinerja keuangan, Feri Irawan menambahkan, hingga akhir Desember 2025, jumlah rekening tabungan aktif tercatat sebanyak 48.715 rekening, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Hal ini menunjukkan semakin luasnya jangkauan layanan BPRS Jam Gadang di tengah masyarakat.
Untuk itu, pentingnya BPRS Jam Gadang dikelola secara sehat, transparan, dan terus diawasi, serta menyetujui penambahan modal sebesar Rp. 1,721 miliar yang terdiri dari penyertaan Pemerintah Kota Bukittinggi Rp. 1,5 miliar dan pemegang saham eksisting Rp. 221,5 juta.
Dengan keberadaan BPRS Jam Gadang semakin eksis perkembangannya dikemudian harinya mewujudkan Bukittinggi Gemilang dibidang Peningkatan Ekonomi.**













